How to Series – Presentasi Bisnis Kepada Calon Investor (2)
Setelah siap dengan Business Plan yang baik, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah melakukan presentasi bisnis di hadapan calon investor. Hal ini merupakan aktivitas yang sangat vital dan akan menentukan apakah proposal bisnis Anda layak untuk diterima atau tidak. Siapapun calon investor Anda, baik individual maupun institusi, Anda harus memastikan bahwa presentasi tersebut mampu meyakinkan mereka untuk berinvestasi dalam bisnis Anda. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan guna menciptakan suatu presentasi bisnis yang berhasil:
1. Senantiasa berpikir positif.
Senantiasa berpikir positif akan membuat Anda rileks dan menunjukkan antusiasme yang wajar. Orang yang berpikir positif dapat dengan mudah dikenali dari tatapan matanya yang tajam namun lembut dan raut muka yang cemerlang. Dengan berpikir positif maka akan lebih mudah bagi Anda untuk membentuk optimisme dan meyakinkan calon investor bahwa Anda memiliki ide bisnis yang hebat dan Anda adalah orang yang tepat untuk menjalankan hal tersebut.
2. Kumpulkan informasi selengkap mungkin
Sebelum melakukan presentasi bisnis, lakukan riset mendalam dan pastikan bahwa Anda memiliki informasi yang relevan tentang latar belakang calon investor Anda selengkap mungkin. Ingatlah bahwa pengetahuan Anda tentang calon investor tersebut akan sangat membantu Anda guna memahami “cerita di balik layar” yang dilakukan oleh mereka dalam setiap pengambilan keputusan.
3. Berpenampilan Profesional
Dalam presentasi bisnis seperti ini maka penampilan yang profesional adalah sangat penting. Usahakan semaksimal mungkin untuk berpenampilan rapi dengan menggunakan jas atau minimal menggunakan dasi. Ingatlah bahwa penampilan yang profesional tidak mesti harus menggunakan pakaian mahal. Bilamana Anda laki-laki maka bercukurlah (well-groomed) dengan rapi agar Anda tampak fresh dan siap menghadapi tantangan.
4. Pastikan material pendukung tersedia dengan baik.
Anda harus memastikan bahwa laptop, LCD Projector atau material pendukung yang akan Anda gunakan dapat berfungsi dengan baik. Jangan sampai konsentrasi Anda terpecah karena hal-hal seperti ini.
5. Kuasailah Materi Anda Sebaik Mungkin
Banyak sekali presentasi bisnis yang gagal dikarenakan presenter kurang memahami materi yang disampaikannya. Hal ini jangan sampai terjadi karena akan mengurangi kredibilitas Anda di mata calon investor. Gunakan waktu yang memadai untuk mempelajari materi Anda sebaik mungkin dan berusahalah berpikir out of the box guna mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan dari mereka yang mungkin diluar dugaan Anda.
6. Gunakan data yang akurat dan memadai.
Presentasi yang bagus adalah presentasi yang ditunjang dengan data-data yang akurat dan memadai. Gunakan grafik, tabel, dan perhitungan finansial yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Bagaimanapun juga aspek finansial merupakan salah satu faktir terpenting guna menarik minat investor.
7. Buatlah Presentasi yang Singkat, Padat, dan Jelas.
Presentasi yang baik bukanlah presentasi yang berisi puluhan slides Power Point namun tidak ada esensinya. Power Point hanyalah alat (tools) bagi Anda untuk menyampaikan gagasan Anda tentang bisnis tersebut. Gunakan slide presentasi secukupnya saja namun mampu menampung gagasan Anda secara komperehensif namun mudah dimengerti. Ingatlah selalu bahwa pemahaman mereka terhadap ide-ide bisnis Anda belum tentu sama dengan Anda, oleh karena itu sebisa mungkin gunakan bahasa yang umum dan jelas bagi orang yang awam dengan bisnis Anda. Kalau penguasaan bahasa Inggris Anda pas-pasan saja maka sebaiknya dihindari penggunaan bahasa Inggris guna kepentingan pamer atau gaya semata. Lain halnya kalau Anda melakukan presentasi di hadapan orang asing, maka sebaiknya menggunakan bahasa Inggris 100%.
8. Jujur, jujur, dan jujur.
Tetaplah jujur dalam setiap perkataan Anda, katakana bisa kalau memang bisa dan sebaliknya. Calon investor lebih menyukai pebisnis yang jujur dalam menyampaikan proyeksi bisnisnya di masa depan disbanding mereka yang suka membual dan menyampaikan angka-angka yang tidak masuk akal. Karena sekali Anda ketahuan berbohong maka hampir mustahil bagi Anda untuk dapat meyakinkan mereka kembali.
9. Dengarkan, jangan Cuma bisa bicara.
Mendengarkan (listening) pendapat orang lain merupakan suatu hal yang tampaknya mudah namun sangat sulit untuk dilakukan. Umumnya saking bernafsunya orang akan terus-terusan berbicara dan gagal menyerap aspirasi orang lain. Kalau hal ini terjadi maka akibatnya bisa fatal. Investor perlu meyakinkan diri mereka sendiri bahwa mereka akan bekerjasama dengan orang yang kooperatif dan mau memahami pendapat orang lain.
10. Tetaplah tenang dan jangan ngotot.
Seringkali dalam presentasi bisnis kita akan bertemu dengan orang berbicara dengan sangat lugas, apa adanya (straight forward), dan tajam. Kalau kita tidak mengantisipasi hal itu dengan baik maka bukan tidak mungkin emosi kita akan terpancing. Bila hal tersebut terjadi maka bisa dipastikan presentasi itu akan gagal dengan prematur karena kita tidak berhasil mengendalikan diri kita. Hal yang perlu kita lakukan adalah tetap tenang, senantiasa berpikir positif, dan tidak ngotot. Dalam banyak kasus seringkali investor hanya ingin menguji dan memastikan bahwa kita memang memiliki mental entrepreneur yang sangat kuat.
11. Sampaikan prestasi (achievement) Anda dan testimoni dari orang atau lembaga yang berpengaruh.
Untuk mendukung presentasi bisnis Anda kepada investor maka Anda perlu memaparkan prestasi yang telah Anda capai hingga saat ini. Selain itu usahakan untuk memperoleh dukungan atau testimoni dari klien atau kolega yang puas dengan pekerjaan Anda. Akan lebih bagus kalau testimoni tersebut Anda peroleh dari orang atau lembaga terkemuka yang berpengaruh.
12. Jangan mudah menyerah dalam negosiasi.
Anda perlu mempersiapkan diri semaksimal mungkin guna menghadapi proses negosiasi untuk pembagian komposisi saham ataupun hal-hal lainnya. Persiapkanlah titik terendah (bottom-line) yang masih dapat Anda akomodir. Jangan mudah menyerah atau pasrah demikian saja terhadap tawaran dari investor karena bisa jadi hal ini akan Anda sesali di kemudian hari. Ingatlah selalu bahwa pada dasarnya negosiasi adalah suatu seni untuk menciptakan kompromi atas berbagai pendapat yang berbeda.
Secara garis besar tips-tips di atas akan sangat membantu Anda untuk menciptakan suatu presentasi bisnis yang powerful dan efektif di hadapan calon investor. Pada dasarnya investor hanya perlu diyakinkan bahwa bisnis yang sedang ditawarkan ini memiliki prospek yang bagus di masa depan dan Anda sanggup melindungi dana dan kepentingan mereka serta memberikan keuntungan sesuai dengan yang mereka harapkan. Bila Anda mampu memberikan semua itu maka niscaya Anda akan memperoleh investasi berapapun yang Anda butuhkan.
Keyword : bisnis, investor, motivator bisnis



















